Pj Bupati Lembata Lepas 10 Siswa Alumni SMKN Magang Ke Jepang

0
15

Lembata – Ditandai dengan pemukulan gong Penjabat (Pj) Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, yang diwakili Plh. Sekertaris Daerah (Sekda), Irenius Suciady, melepas 10 siswa/siswi yang akan berangkat magang ke Jepang. Dari jumlah tersebut, 9 siswa berasal dari SMK Negeri I Lewoleba, dan 1 siswa dari SMK Negeri I Ile Ape. 

Sepuluh peserta yang disiapkan untuk magang ke Jepang ini memiliki keahlian dari masing-masing jurusan meliput; Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Agribisnis Ternak Unggas, Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Nautika Kapal Penangkapan Ikan dan Agribisnis Perikanan Air Tawar. 

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sekolah SMKN I Lewoleba, Kamis, (4/7/24), dihadiri juga Kordinator Pegawas SMK/SMA, Yohanes Mamun, S.Pd., M.Pd, Kepala Sekolah SMKN I Lewoleba, Kristina Dudeng, S.T, para Guru, dan Orang Tua  siswa magang. 

Pj Bupati Lembata dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan Plh. Sekda Iren Suciady, menyampaikan apresiasi terhadap sepuluh siswa/siswi yang berkesempatan untuk meraih keberhasilan dalam pelatihan magang di Jepang nantinya. 

“Negara Jepang kita semua tahu memiliki budaya dan etos kerja yang tinggi. Maka itu, ketika adik-adik tembus magang di Jepang, itu artinya kalian memiliki kemampuan dan kualitas yang diterima di negara Jepang”, tuturnya. 

Karena itu, sambungnya, para peserta magang perlu dibekali pendidikan dan pelatihan yang dijadikan acuan ketika berada di Jepang. Terkait hal itu, para siswa akan diberikan pendidikan tambahan di Lembaga Pendidikan dan Keterampilan (LPK) Kashiwado Hasanati Wijaya sebagai bentuk persiapan diri sebelum diberangkatkan.

Pj Bupati meminta agar para peserta magang dapat mengikuti secara baik segala tahapan pelatihan dan pendidikan yang nantinya didapat di LPK Kashiwado Hasanati Wijaya. 

“Saya minta manfaatkan kesempatan ini secara baik. Gunakan waktu selama masa persiapan ini untuk menambah teori dan juga kemampuan/skill sebagai bekal ke Jepang”, pinta Pj Bupati Lembata. 

Tak hanya itu, Pj Bupati juga berpesan kepada para peserta magang yang berangkat untuk manfaatkan masa persiapan ini secara baik. Dan jangan melihat pelaksanaan magang ini sebagai salah satu kewajiban, namun menjadi pengalaman berharga yang tidak semua orang meraihnya. 

Suasana Acara Seremonial Pelepasan 10 Siswa Magang ke Jepang di Aula SMKN I Lewoleba, Kamis, (4/7/24).

“Saya ingatkan agar memanfaatkan secara baik masa-masa persiapan ini. Jadikan pelaksanaan magang ini seperti; 1) Mendapat Pengelaman Kerja, 2) Mengembangkan Keterampilan, 3) Membangun Relasi, dan 4) Membantu Perencanaan Karir adik-adik sekalian”, tandas Pj Bupati Lembata. 

Lebih lanjut, Pj Bupati Lembata berharap agar momentum ini mampu membangkitkan semangat siswa/siswa lainnya dalam menimba ilmu dan mengasah keterampilan di Lembaga pendidikan, yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Lembata sendiri. 

Terkait hal itu, Pj Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada para Guru, LPK Kashiwado Hasanati Wijaya, Komite, Orang tua dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan magang bagi anak-anak di kabupaten Lembata ini. 

Sementara itu, Penanggungjawab para siswa-siswi magang, Theresia Teni Lewar menyebutkan, bahwa persiapan para peserta ke Jepang merupakan salah satu dari 19 program Sekolah Menegah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) . 

“Progam SMK PK merupakan bantuan Pemerintah Pusat yang dicanangkan Kemendikbud RI kepada SMK Reguler Baru tahun 2024, dengan sasaran para alumni yang nama masih terdaftar di dapodik hingga bulan September 2024”, ujar Teni. 

Program SMK PK ini, sambung Teni, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMK, sehingga melahirkan siswa-siswi yang berkompeten dan berdaya saing tinggi serta siap bekerja. 

“Program bantuan ini adalah upaya meningkatkan kompetensi dan keterampilan bagi siswa-siswi dalam menghadapi tantangan global saat ini”, ungkap Teni. 

Lebih lanjut, Teni menuturkan, sepuluh siswa-siswi yang akan magang di Jepang sebelumnya telah melalui beberapa seleksi diantaranya; seleksi administrasi, tes tertulis, tes ketrampilan dan wawancara. 

“Ada 29 pelamar yang mengikuti seleksi, dan yang lolos tahapan seleksi hanya 10 orang yang akan mengikuti program persiapan magang ke Jepang”, tutur Teni. 

Tambah Teni, 10 siswa-siswi yang lolos seleksi magang ke Jepang selanjutnya akan mendapat pelatihan selama 4 bulan di LPK Kashiwado, Kerawang – Jawa Barat. 

“Mereka yang lolos tidak sera merta langsung ke Jepang, tetapi mereka akan melakukan pelatihan di LPK Kashiwaso Jawa Barat terkait budaya dan bahasa Jepang. Setelah itu baru mereka direkrut industri yang ada di Jepang sesuai kompetensi yang dimiliki masing-masing anak”, tandas Teni. (Diskominfo Lembata)