Pj Bupati Lembata Buka Konsultasi Publik Rawal RPJPD Tahun 2025-2045

0
30

Lembata – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Lembata yang diwakili Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Donatus Boli, A.KS.,M.Si, membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Rawal) terkait Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Lembata Tahun  2025-2045. Kegiatan tersebut bertempat di Ballroom Olimpic Resto, Selasa 25 Juni 2024.

Kegiatan forum konsultasi publik, yang diselenggarakan Bappedalitbangda, di hadiri Ketua DPRD Petrus Gero, Anggota DPRD Petrus Bala Wukak dan Imo Wulakada, Para Pimpinan OPD, Perwakilan Pimpinan Parpol, para Camat dan Peserta Kegiatan lainnya. 

Pj Bupati Paskalis Ola dalam sambutan tertulis yang dibaca Donatus Boli menyampaikan, apresiasi atas terlaksananya forum konsultasi publik yang bertujuan untuk mendengarkan masukan dan gagasan langsung dari pemangku kepentingan yang menjadi perwakilan aspirasi masyarakat sebagai wujud membangun daerah. 

Baginya, kegiatan ini merupakan rangkaian tahapan yang harus dilaksanakan sebelum perumusan rancangan akhir RPJPD Kabupaten Lembata tahun 2025-2045.

“Hal ini perlu dilakukan mengingat menjadi Perintah Peraturan Menteri bersama/Surat Edaran Bersama Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2025-2045, dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang mengamanatkan bahwa Rancangan Awal RPJPD dibahas bersama pemangku kepentingan untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan”, ungkap Don. 

Kegiatan Konsultasi Publik Rawal RPJPD Kabupaten Lembata Tahun 2025-2045.

Oleh Karena itu Pemkab Lembata telah merumuskan Visi dan Misi Pembangunan Jangka Panjang tahun 2025 – 2045 untuk dibahas bersama dalam forum konsultasi publik ini.

“Visi Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten Lembata 2025-2045 adalah Kabupaten Lembata Maju dan Berkelanjutan. Sedangkan untuk Misi sebagai berikut; (1) Mewujudkan SDM berkualitas, berakhlak mulia dan berbudaya, (2) Mewujudkan transformasi tata kelola, (3) Memantapkan daya saing ekonomi daerah berbasis triple agro maritim, (4) Memantapkan ketahanan sosial budaya dan ekologi, (5) Mewujudkan pembangunan infrastruktur ynag merata dan berkualitas, dan (6) Mewujudkan pembangunan berkelanjutan berbasis ESG”, ujar Don. 

Untuk itu kata Paskalis melalui pidota tertulisnya, visi misi yang telah dipilih dan dirumuskan dalam membangun Kabupaten Lembata hingga 2045 ini membutuhkan masukan dari semua pemangku kepentingan dalam penyempurnaan baik dari sisi teknokratik, partisipatif maupun politis. 

Ia berharap kepada Perangkat Daerah dan semua pemangku kepentingan, Pj Bupati berpesan agar dapat mengikuti forum ini dengan baik, sehingga menghasilkan suatu produk pemahaman yang mampu mengatasi isu-isu strategis dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Lembata sendiri. 

 “Saya sangat mengharapkan keterlibatan aktif kita semua dalam memberikan tanggapan, sehingga pada akhirnya kita dapat menyususn sasaran dan arah kebijakan yang pro rakyat”, tandas Don. (Diskominfo Lembata)