Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Lembata Launching Layanan Kesehatan Primer

0
20
Oplus_0

Lembata– Kemenkes RI telah melakukan transformasi kesehatan guna memperkuat sistem kesehatan dan derajat kesehatan masyarakat hingga ke level bawah. 

Untuk itu, sebagai upaya percepatan implementasinya, Dinas Kesehatan Lembata menyelenggarakan kegiatan Launching Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Penguatan perencanaan Pembangun Kesehatan. 

Bertempat di aula Anton Enga Tifaona, launching dilakukan secara langsung oleh Penjabat Bupati Lembata, Drs. Matheos Tan, M.M, dengan menekan tombol sirene, Jumat, 3 Mei 2024.

Penjabat (Pj) Bupati Matheos menilai kegiatan Launching Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer menjadi langkah untuk meningkatkan kesadaran dan kualitas pelayanan kesehatan pada masyarakat. 

“Saya ingatkan bahwa kesehatan adalah yang paling utama. Oleh karena itu, Integrasi Layanan Primer adalah sebuah strategi transformasi sistem kesehatan, yang berfokus pada upaya-upaya promotif dan Preventif”, ucap Pj Bupati Matheos. 

Dengan usaha ini, sambung Pj Bupati Matheos, dapat bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Lembata. Untuk itu, pelayanan kesehatan primer ini dapat mencakup pemenuhan layanan kesehatan dasar untuk seluruh lapisan masyarakat.

“Jadi kita harus memberikan pelayanan yang maksimum. Maka itu, saya minta kita harus menjaga sikap kita terhadap pasien dengan senyuman, perhatian, konsep tindakan, responsif, tulus, ramah, kejujuran dan kepercayaan, pinta Pj Bupati Matheos. 

Bupati berharap, Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer mampu menggerakkan kerjasama lintas sektoral, serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dari sisi layanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien.

“Saya minta para Kader Posyandu sampaikan kepada para kepala desa, mana Dana Desa yang diperuntukkan untuk kami, ambil dan gunakan untuk pelayanan publik secara khusus pada kesehatan masyarakat”, ujar Pj Bupati Matheos. 

Lebih lanjut, Pj Bupati Matheos, Pembangunan kesehatan tak hanya pada infrastruktur dan SDM saja, tetapi harus didukung pola hidup dan perilaku sehat. Sebab, baginya kesehatan merupakan syarat mutlak bagi pembangunan kesehatan itu sendiri. 

“Saat ini kita didukung oleh 12 Puskesmas. Dan baru 6 Puskesmas yang telah terakreditasi paripurna. Meskipun demikian, saya yakin integrasi pelayanan kesehatan primer di Lembata dapat terlaksana dengan optimal,” tandas Bupati.

Hadir dalam kegiatan tersebut,, Asisten I Sekda Irenius Suciadi, Staf Ahli Bupati Donatus Boli, Ketua TP. PKK Lembata Sonya Sofia, Kepala Dinas Kesehatan Lembata dr. Geril Huarnoning, para Camat, Kepala Desa Pasir Putih, dan para Kader Posyandu. 

Untuk diketahui, bahwa penerapan layanan kesehatan primer, implementasi layanan ini telah dilaksanakan secara lengkap di wilayah layanan puskesmas Loang Kecamatan Nagawutung sebagai Center of Excellence (CoE) yakni di desa Pasir Putih dengan memfasilitasi Pustu Mingar. Dan akan disusul Puskesmas Waiknuit Kecamatan Atadei yang  juga disiapkan untuk berpartisipasi dalam layanan kesehatan tersebut. (Diskominfo Lembata)