Pj Bupati Matheos Tan: Kampanye ASN Adalah Tusi, dan Warnanya Adalah Keki 

0
40

Lewoleba– Sebagai seorang ASN yang harus di kampanye adalah tugas dan fungsi sebagai ASN, dan warna ASN adalah warna Keki. Hal tersebut disampaikan Penjabat Bupati Lembata Drs. Matheos Tan, M.M, saat menjadi narasumber dalam podcast yang digelar Bawaslu Lembata di ruang kerja bupati, Kamis, (14/12/23). 

Dalam podcast tersebut membahas pentingnya netralitas ASN dalam pemilu mendatang. Dia menandaskan, sesuai aturan, ASN dan penyelenggara pemerintahan tidak boleh terlibat politik praktis dan harus menjaga kondusifitas sehingga pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat tetap maksimal.

“Untuk kampanye kita ya netralitas ASN, karena itu menjadi aturan dari Kemendagri, Komisi ASN, KPU dan Bawaslu, bahwa ASN tidak boleh terlibat politik praktis, harus netral,” tandasnya.

Dia juga meminta semua pihak untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi menghadapai pesta demokrasi terbesar di Indonesia bahkan dunia yaitu Pemilu Tahun 2024. “Mari kita bersama-sama bersinergi menyukseskan pemilu dengan damai dan nyaman”, pinta Matheos. 

Untuk semuanya itu, tambah Matheos, Pemda akan melakukan langkah strategis mewujudkan netralitas ASN dengan menggerakkan seluruh ASN di Lingkup Pemkab menyuarakan netralitas dengan  membaca ikrar netralitas ASN yang melibatkan seluruh lembaga vertikal maupun unsur forkopimda, serta menandatangani pakta netralitas ASN. 

Turut hadir dalam kegiatan itu, Asisten I Sekda Quintus Irenius Suciadi, Asisten III Sekda Yohanes Brechmans Daniel Dai, dan Kepala BKPSDM Said Kopong serta staf Bawaslu Lembata. 

Untuk diketahui bersama, berdasarkan data Bawaslu RI pada Pemilu 2019 lalu tercatat sebanyak 999 perkara yang berkaitan dengan penanganan pelanggaran Pemilu netralitas ASN dan 89 % yang direkomendasikan kepada komisi ASN. (Diskominfo Lembata)