Lima Rekomendasi Atasi Masalah Kelangkaan  BBM Di Lembata

0
192

KOMINFO LEMBATA – Kelangkaan Bahan Bakar Minya (BBM) menjadi keresahan masyarakat Lembata dalam minggu – minggu terakhir ini.

Menyikapi permasalahan ini, pemerintah Kabupaten Lembata menggelar rapat khusus pada selasa 30 Agustus 2022 dengan menghadirkan semua pihak yang berkepentingan.

Tampak hadir saat rapat, Penjabat Bupati Lembata, Pimpinan DPRD kabupaten Lembata  Kapolres Lembata, Dandim 468 Flores Timur, beberapa kepala Bagian dan OPD serta beberapa pihak swasta yang berkepentingan.

Ada lima rekomendasi yang dihasilkan rapat khusus ini untuk mengatasi masalah kelangkaan BBM di Lembata. Kelima rekomendasi itu adalah sebagai berikut.

1. Melakukan operasi terpadu melibatkan pihak kePolisian, SATPOL PP, Dishub, SAMSAT untuk penertiban kendaraan di lokasi penyaluran BBM, setiap saat terutama selama ETMC. (Jangka Pendek)

2. Pemerintah melakukan update data kendaraan sesuai jenis secara menyeluruh untuk selanjutnya mengajukan usulan penambahan kuota BBM Bersubsidi.

3. Pemerintah bersama DPRD melakukan koordinasi dengan PERTAMINA PUSAT untuk Pemanfaatan JOBER yang ada. (Jangka Panjang).

4. Pelayanan SPBU/APMS dilakukan langsung ke kendaraan bermotor kecuali untuk pelayanan kepada UMKM, Nelayan, pertanian sesuai ketentuan yang ada, dan jam pelayanan pada APMS dipercepat, yakni setiap hari pelayanan dimulai pukut 06.00 Wita.

5. SPBU maupun APMS memaksimalkan kapasitas muat kapal, untuk melaksanakan order muat setiap hari