Penjabat Bupati Lembata: Tinggalkan Prilaku Emosional Yang Cenderung Menghambat Pembangunan

0
348

KOMINFO LEMBATA – Dalam sambutannya pada peringatan HUT RI 77, Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa mengajak seluruh masyarakat Lembata untuk meninggalkan prilaku emosional yang cenderung menghambat pembangunan di Lembata saat ini.

“Tinggalkan prilaku emosional yang cenderung menghambat pembangunan”, ajak Marsianus Jawa.

Prilaku emosional yang dimaksudkannya adalah prilaku yang membeda – bedakan wilayah, asal – usul, suku dan etnik. Kecenderungan membeda – bedakan inilah yang menurutnya menghambat pembangunan Lembata karena pembangunan membutuhkan ekosistem politik dan kultural yang kondusif.

Foto bersama setelah upacara peringatan HUT RI 77 tingkat Kabupaten Lembata

Untuk bisa meninggalkan prilaku emosional ini maka Marsianus Jawa mengajak seluruh masyarakat untuk membangun pola pikir baru yang lebih produktif dan berguna untuk kemajuan daerah.

“Sudah saatnya kita harus meninggalkan pola pikir lama dan mampu mengelola pola pikir yang emosional menjadi berpikir produktif. Yang sudah tidak efektif kita buat efektif, yang sudah tidak efisien, kita buat jadi  efisien”, ungkap Marsianus.

‘Taan Tou’ yang merupakan kearifan lokal dan demokrasi kultural menurut Marsianus harus menjiwai seluruh proses pembangunan Lembata karena menurutnya semangat ‘taan tou’ mampu menyatukan perbedaan yang ada di masyarakat

Untuk itu pada momentum peringatan HUT Kemerdekaan ke 77 ini,  Marsianus Jawa mengajak seluruh masyarakat  kembali menjiwai semangat ‘Taan Tou’ agar Lembata dibangun dalam cinta persaudaraan. Segala perbedaan termasuk polarisasi wilayah menurutnya harus dihilangkan

“Hilangkan polarisasi kewilayahan. Buktikan, tidak ada perbedaan apapun di Lembata. Dan itu harus mulai dari dalam diri kita sendiri”, tandas Marsianus Jawa.