KOMINFO LEMBATA – Pada saat memberikan arahan pada acara pembekalan Calon Aparatur Sipil Negara (CPNSD) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), di Aula Kantor Bupati Lembata, Rabu, 22 Juni 2022. Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) jangan ikut – ikutan dalam Pemilukada. ASN yang ikut – ikutan nimbrung dalam Pemilukada menurut Marsianus Jawa adalah ASN yang tidak memilik kinerja yang baik. Marsianus Jawa bahkan menyebut ASN yang ikut – ikutan nimbrung dalam Pilkada adalah ASN yang suka ‘mencari muka’ dan ‘menjilat’.

Hal yang sama disampaikan lagi Marsianus Jawa saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) bagi Calon ASN dan PPPK di Ballroom Olimpic Lewoleba, Selasa 28 Juni 2022.

Penyerahan SK untuk CPNSD dan PPPK 2021, Lewoleba, Selasa,28 Juni 2022

Disampaikan Marsianus Jawa, terkait tuntutan yang begitu besar untuk ASN sebagai pelayan publik maka ASN harus memiliki mental dan kepribadian yang baik. Untuk hal ini maka sikap seorang ASN dalam pemilukada harus pasif, bukan netral.

“Mau masuk Pemilukada, diksi yang tepat adalah pasif, bukan netral”, kata Marsianus.

Di hadapan CPNSD, PPPK, Para Kepala OPD serta Tim dari BKN Kantor Regional X, Marsianus Jawa mengingatkan agar pengalaman yang kemarin – kemarin jangan terulang lagi karena banyak pejabat yang dinonjobkan akibat ikut – ikutan nimbrung di Pemilukada.

“Ini ada yang korban – korban. Pernah nonjob, ada yang staf ahli. Karena ikut – ikutan di Pemilukada. Jadi kalian tidak boleh ikut – ikut. Tidak boleh masuk ke manapun. Diajak kemanapun jangan ikut.¬† Rata – rata¬† orang yang ikut – ikutan itu tidak berkinerja baik. Kinerja rendah, cari muka”, tandas Marsianus Jawa.