KOMINFO LEMBATA – Dalam arahannya pada acara puncak HUT Ikatan Bidan Indonesia ke -71 tingkat Kabupaten Lembata di Aula Kantor Bupati Lembata, Senin,27 Januari 2022, Penjabat Bupati Lembata, Drs. Marsianus Jawa, M.Si selain mengingatkan para bidan sekabupaten Lembata untuk memprioritaskan pengentasan stunting menuju Lembata zero stunting, Marsianus Jawa juga mengingatkan para Bidan agar betah tinggal di desa dan jangan terlalu sering ke kota Lewoleba.

Hal ini dimaksudkan agar para bidan lebih berkosentrasi mengurus kesehatan masyarakat di desa masing – masing. Terutama dalam kaitan dengan pengentasan stunting, maka menurut Marsianus Jawa, para bidan harus betah tinggal di desa agar persoalan dapat diketahui dengan baik. Intervensi orang perorang yang menderita stunting dapat dilakukan jika bidannya betah tinggal di desa.

Foto bersama pada acara puncak HUT IBI tingkat Kabupaten ke 71. Aula Kantor Bupati Lembata, Seni, 27 Juni 2022

“Saya minta stunting menjadi prioritas pertama ibu – ibu bidan. Untuk itu harus betah di desa. Jangan terlalu ke Lewoleba. Saya dengar ada yang betah,ada yang tidak. Harus betah di desa supaya semua persoalan dapat diketahui”, kata Marsianus Jawa.

Selain itu, menanggapi keluhan para bidan terkait tidak adanya dana dari Pemda untuk untuk Ikatan Bidan di Kabupaten Lembata, Marsianus Jawa menjanjikan di tahun depan akan ada dana hiba yang diperuntukkan bagi Ikatan Bidan di Kabupaten Lembata.

“Tadi malam saya sudah telepon kepala BKD.Saya sudah bicarakan dengan Pak Sekda. Di tahun depan akan ada dana hiba untuk Ikatan Bidan Indonesia di Kabupaten Lembata”, kata Marsianus Jawa.