Kegiatan sosialisasi mitigasi kebencanaan di Desa Lamatokan Ile Ape Timur

KOMINFO LEMBATA – Kamis, 16 Juni 2022 bertempat di Aula Kantor Desa Lamatokan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata dan Kepala Pos Pemantauan Gunung Api (PPGA) Ile Lewotolok melakukan Sosialisasi Mitigasi Kebencanaan bagi masyarakat Desa Lamatokan.

Sebagaimana dilaporkan Yansen Making, salah satu anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Lamatokan, dalam sosialisasi tersebut, Kepala PPGA Ile Lewotolok, Stanis Ara Kian menghimbau agar masyarakat tetap tenang, jangan cemas atau panik.

Dikatakan Stanis Ara Kian, dalam sepekan terakhir, Gunung Ile Lewotolok erupsi sebanyak 168 kali. Ada muntahan abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu dengan ketinggian mencapai 200-500 meter dari atas puncak.

Kegiatan sosialisasi mitigasi kebencanaan di Desa Lamatokan Ile Ape Timur, Kamis 16 Juni 2022

Dijelaskannya, hingga saat ini, aktivitas suplai magma ke permukaan kawah masih terus terjadi sehingga aktivitas erupsi masih terus terjadi di masa yang akan datang. Ancaman yang terjadi berupa hasil erupsi dan aliran lava baik yang berada di dalam kawah maupun yang telah melewati bibir kawah.

“Ancaman letusan erupsi dan guguran awan panas¬† serta aliran lava inilah yang harus diwaspadai masyarakat, ujar Stanis.

Namun demikian ia tetap menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan masyarakat dari arah timur dan timur laut Gunung Ile Lewotolok tidak boleh melakukan aktivitas sejauh empat kilometer dari puncak karena guguran awan panas yang kapan saja bisa terjadi.

Sementara itu,  Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lembata, Siprianus Meru dalam kesempatan sosialisasi menyampaikan bahwa sosialisasi mitigasi kebencanaan bertujuan agar masyarakat selalu siap siaga.

“Kita lakukan ini agar masyarakat selalu siap siaga. Kita harapkan masyarakat tetap waspada, kata Sipri Meru.