Masyarakat Terdampak Bencana Dihimbau Ciptakan Keasrian Dan Kenyamanan Kawasan Pemukiman Relokasi

0
322
Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Wilayah NTT dan NTB, Widiarto saat menyerahkan kunci rumah bantuan kepada Bupati Lembata untuk selanjutnya diserahkan kepada masyarakat penerima di Tanah Merah Ile Ape (8/4/2022)

Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Wilayah NTT dan NTB Kementerian PUPR, Widiarto, dalam sambutannya di Waisesa dan Tanah Merah Ile Ape Lembata(8/4/2022), menghimbau masyarakat terdampak banjir bandang yang menempati kawasan pemukiman di tiga lokasi; Waisesa, Podu dan Tanah Merah agar menciptakan keasrian dan kenyamanan kawasan pemukiman.

Widiarto, yang sejak 7 April 2021 telah berada di Lembata ini, menghendaki agar masyarakat benar – benar merasa nyaman menghuni perumahan baru. Untuk itu, ia mengharapkan agar ada kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat untuk menghijaukan kawasan pemukiman dan menjaga semua fasilitas kawasan.

“Kami titip apa yang sudah kami bangun ini agar dapat dikelola, dipihara untuk tidak hanya rumah tapi tempat tinggal yang asri dan nyaman. Nanti harus ada penghijauan dan pengelolaan sampahnya”, ajak Widiarto

Selain itu, Widiarto juga menghimbau agar masyarakat menjaga fasilitas yang ada karena yang dibangun tidak hanya rumah tetapi juga kawasan dan berbagai fasilitas diatasnya.

“Menjaga fasilitas yang ada. Kami siapkan fasilitas sanitasi komunal, air bersih dan lainnya”, kata Widiarto.

Untuk di Waisesa, Widiarto telah menanam beberapa pohon cemara sebagai contoh. Harapannya agar  kedepan masyarakat dapat menghijaukan lagi pemukiman Waisesa serta menjaga fasilitas pengelolaan sampah dan lapangan basket yang sudah dibangun.

“Saya cuman titip pesan bapa ibu, di tengah itu pohon cemara saya yang tanam. Tinggal bapa ibu melanjutkan di rumah masing – masing dan di lingkungan ini. Kawasan ini harus hijau agar bapa ibu dapat menatap kehidupan lebih baik kedepan. Kami juga titip ada fasilitas tempat sampah, ada lapangan basket walaupun belum terlalu sempurna, mohon dijaga”, himbau Widiarto. (Dinas Kominfo Lembata)