Lewoleba, Hari ini dilakukan vaksinasi terhadap semua tenaga kesehatan yang ada di 2 puskesmas dalam wilayah Kecamatan Omesuri dan Buyasuri . Jangan percaya terhadap berita Hoaks atas Vaksin Covid-19. Demikian penyampaian Kepala Puskemas Wairiang Yohanes Nama Seran ketika memberikan sambutan pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Puskemas Meru Desa Balauring Kecamatan Omesuri Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, (03/2/21).

Menurut Seran, Pemerintah telah melakukan uji klinis Vaksin Covid-19, sehingga aman untuk seluruh warga masyarakat Omesuri dan Buyasuri termasuk seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Lembata, tegas Kepala Puskesmas Wairiang itu. 

Lanjutnya, kami orang kesehatan hari ini telah membuktikan bahwa vaksin ini baik demi kesehatan, karena itu masyarakat kedua kecamatan ini jangan ragu atau takut untuk divaksinasi Covid-19, harap Seran.  

Sambungnya, hari ini juga semua tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Lembata dan 10 orang pejabat publik menjalani proses vaksinasi yang dilaksanakan di Puskesmas Lewoleba Desa Pada Kecamatan Nubatukan, tegas Seran .  

Ditambahkan, bahwa pemberian vaksin Covid-19 dilaksanakan selama 3 hari, mulai pada hari Rabu sampai Jumat, tanggal 3 sampai 5 Februari 2021. Pada hari pertama sebanyak 10 orang yang akan divaksinasi terdiri dari 5 tenaga kesehatan mewakili kecamatan masing-masing. Selanjutnya pada hari Kamis dan jumat diharapkan semuanya telah mendapatkan vaksin Covid-19, jelas Seran dengan nada optimis. 

Di akhir sambutannya, Ia mengajak masyarakat untuk bersama Pemerintah memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 dengan bersedia memberikan dirinya untuk divaksinasi oleh tenaga- tenaga kesehatan yang siap melayani vaksinasi Covid-19 untuk wilayah Kedang, tutup Seran.

Pantauan Tim Kominfo, tenaga kesehatan yang berasal dari Kecamatan Omesuri sebanyak 46 orang dan Kecamatan Buyasuri sebanyak 37 orang yang terdiri dari Bidan Desa, perawat dan tenaga kesehatan lainnya. 

Mereka semua tampak antusias mengikuti rangkaian prosedur dan tahapan – tahapan. Mulai dari meja pendaftaran dan verifikasi data. Menunggu proses screening untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mengidentifikasi kondisi penyertaan (komorbid) hingga melakukan pemeriksaan fisik sebelum dinyatakan layak atau tidaknya mendapatkan vaksin. 

Setelah semua proses dan prosedur dilalui, maka petugas kesehatan memberikan vaksinasi secara intra muskular kepada 10 tenaga kesehatan dan sang penerima vaksin diberikan kartu vaksinasi berupa manual atau eletronik.

Hadir dalam proses vaksinasi tersebut Kapolsek Omesuri, Dandramil Omesuri dan anggota TNI dan Polri yang bertugas dalam wilayah Kecamatan Omesuri dan Buyasuri. (Tim Kominfo Lembata)