Lewoleba, Pemerintah Kabupaten Lembata mendorong PKK untuk bersama menuntaskan beberapa prioritas daerah baik di sektor kesehatan, sektor ekonomi masyarakat maupun sektor pariwisata. PKK harus terlibat dalam kegiatan prioritas daerah seperti pencegahan Stunting dan Covid-19, sehingga menjadi fokus kita bersama. Demikian penyampian Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, S.T, M.T ketika membuka kegiatan Jambore Kader PKK dan Kader Posyandu di Restoran dan Ballroom Olimpic, Lewoleba Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (15/10/20).

“Untuk sektor kesehatan, stunting menjadi fokus. Saat ini sebanyak 55 Desa/Kelurahan masuk kategori stunting dan harus jadi prioritas pencegahan sehingga jumlah kasus tidak bertambah. Sektor ekonomi melalui pariwisata, PKK diminta berikan dukungan. Dengan fokus kegiatan pengembangan pariwisata khususnya pada desa-desa pariwisata, yang dituangkan dalam visi misi pemerintah kabupaten sebagai program desa cepat tumbuh.

Tahun ini Pemerintah Kabupaten Lembata tidak tanggung-tanggung menggelontorkan anggaran Rp. 500 Juta untuk PKK dalam percepatan pemulihan ekonomi sehubungan dengan dampak Covid-19, termasuk memberikan pelatihan dan mendorong giat ekonomi masyarakat. Masyarakat harus punya keterampilan, karena UKM di sektor kuliner membutuhkan keterampilan yang luar biasa termasuk dalam mengolah bahan lokal yang menarik minat pengunjung, jelas Sunur.

Diakhir sambutannya Bupati dua periode itu, berharap agar kegiatan jambore menjadi ajang bagi kader PKK dan kader Posyandu bersilaturahmi, adu inovasi, kreativitas dan produktivitas sehingga menjadi tolak ukur dalam memajukan pariwisata di kabupaten Lembata. Fokus kebijakan pada Tahun 2021 pada tourism linkages, dengan melakukan beberapa kerjasama dengan beberapa daerah, ujar Ketua Golkar Lembata itu.

Sementara itu Ketua TP. PKK Kabupaten Lembata Yuni Damayanti, SE, mengatakan prevalensi Balita stunting dalam kurun waktu 3 tahun di Provinsi NTT mengalami penurunan. Namun demikian, angkanya masih cukup tinggi sebesar 27,5%, dan Kabupaten Lembata sendiri masih ada 55 desa miliki kasus stunting “, papar Damayanti.

Lanjutnya, pencegahan stunting merupakan prioritas nasional, PKK Kabupaten Lembata harus siap berjuang dan menjadi garda terdepan dalam pengetasan Stunting di Kabupaten Lembata. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kapasitas kader PKK Posyandu melalui peningkatan 10 Program Pokok PKK dan mewajibkan para kader agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional.

“Semua itu dapat terwujud jika Pemerintah kabupaten Lembata melalui para Organisasi Perangkat Daerah yang merupakan mitra sehati PKK serta seluruh organisasi perempuan di kabupaten Lembata bergandengan tangan mengentaskan kasus stunting di Lapan Bata ini”, jelas Ketua Dekranasda Lembata itu.

Ditambahkan, selain kasus stunting, masalah pandemi Covid-19 yang dialami seantero dunia juga menjadi masalah yang serius buat Kabupaten Lembata dan harus sesegera mungkin dilakukan pencegahan penyebarannya. PKK juga harus menjadi garda terdepan dalam memutus mata rantaii penularan Covid-19 di lingkungan keluarga. Adanya gerakan “PKK GEBRAK MASKER” yang dilakukan mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa, diharapkan dapat mencegah penularan Covid-19.

Diujung sambutannya Ia optimis bahwa prioritas program PKK dapat tercapai maksimal karena adanya dukungan dan fasilitasi serta intervensi anggaran dari Pemerintah Kabupaten sampai pemerintah Desa. Kolaborasi dan konsolidasi kegiatan lintas sektor yang tersebar di beberapa dinas terkait dapat mensukseskan program PKK ke depan, tutup Damayanti.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola, SE.,M.Si, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Paskalis Tapo Bali, A.P., M.T, para Asisten Sekda, para Kepala OPD Lingkup Pemkab Lembata, para Camat se-Kabupaten Lembata, Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Lembata Maria Sadipun SE., M.M, Ketua TP. PKK kecamatan dan desa serta peserta Lomba.

Perlu diketahui bersama kegiatan Jambore Kader PKK dan Kader Posyandu dibuka oleh Bupati Sunur ditandai dengan pengguntingan pita balon dan dilanjutkan dengan pengukuhan BUNDA PAUD oleh Ketua TP. PKK Kabupaten kepada sembilan Ketua TP. PKK Kecamatan. (Tim Kominfo Lembata)