BUPATI SUNUR : BERAS BANTUAN JANGAN DIJUAL ATAU ANTAR DULANG KE PESTA

Lewoleba, Beras yang dibagikan ini harus digunakan untuk kebutuhan makan rumah tangga, sehingga uang bisa disimpan atau tidak lagi membeli beras. Ingat beras ini tidak untuk dijual atau untuk antar dulang ke pesta. Demikian penyampaian Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, ST., M.T, saat menyerahkan bantuan sosial beras secara simbolis kepada perwakilan setiap desa di Aula Kantor Camat Omesuri Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur, Jumad (2/10/20).

Sambungnya, bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial, merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat untuk meringankan beban ekonomi sebagai dampak wabah Covid-19 yang dialami masyarakat. Bantuan ini digulirkan karena pertimbangan pendapatan masyarakat yang berkurang dan mengakibatkan daya beli pun berkurang, jelas Sunur.

Lanjut Sunur, yang terpenting bahwa kita harus selalu menaati protokol kesehatan, dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Tidak lupa pula selalu mengkomsumsi makanan yang bergizi, istirahat yang cukup serta senantiasa menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di dalam keluarga dan lingkungan sekitar kita.

“Jangan meremehkan virus ini, belum ada obatnya. Jadi selalu taat protokol kesehatan, karena musuh yang sesungguhnya adalah diri sendiri, bila ingin terhindar dari Covid-19”, ujar Sunur.

Diakhir sambutan Sunur kembali mengingatkan bahwa, telah diterbitkan peraturan bupati tentang sanksi bagi siapun yang tidak menaati protokol kesehatan.
“Jadi ada masyarakat di desa yang tidak menggunakan masker nanti saya suruh kepala desanya push up. Begitupun kalau kepala desanya tidak menggunakan masker, maka camatnya yang akan kita suruh push up dan disaksikan sendiri oleh masyarakatnya”, tutup Sunur.

Sementara itu, ketua DPRD Kabupaten Lembata, Petrus Gero, S.Sos, mengatakan bahwa pihak DPRD sangat mendukung program-program pemerintah daerah yang mengarah pada kesejahteraan masyarakat Lembata. Untuk menjawab semua itu, tentu membutuhkan kesepahaman persepsi dan bahu membahu baik itu DPRD beserta jajarannya dan unsur Forkompinda bersama jajarannya saling bersinergi untuk membangun Lewotana/Leu Auq Lembata.

“Setiap kita harus mampu berjuang dan bekerjasama pemerintah untuk membangun daerah ini. Oleh karena itu, kehadiran kami di sini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah semoga menjadi berkat bagi kita semua”, ucap Gero.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkompimda, Staf Ahli Bupati, para kepala OPD, Camat Omesuri dan masyarakat penerima bantuan sosial. (Tim Kominfo Lembata)