Lewoleba, Empat Kelompok Kerja (Pokja) dalam PKK diharapkan bekerja sama dengan baik, bagaimana caranya mengelola kegiatan–kegiatan yang dapat mengarah kepada Penekanan Stunting  sekaligus menghidupkan sepuluh Program PKK di tanah Lembata ini. Demikian penyampaian Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata Yuni Damayanti, S.E ketika membuka Jambore  PKK Tingkat Kecamatan Ile Ape Timur di halaman Kantor Desa Waimatan Kecamatan Ile Ape Timur Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur pada Kamis, (24/09/2020).

Kegiatan Jambore PKK di Kecamatan Ile Ape Timur mengambil Tema, “Bersama Kita Cegah Stunting” diawali dengan rombongan diterima  dengan ritual adat dan menyusuri jalan pantai menuju lokasi Jambore PKK tingkat Kecamatan Ile Ape Timur. Pembukaan Jambore ditandai dengan pembakaran Obor Jambore  Penyemangat PKK oleh Ibu Ketua Penggerak PKK Kabupaten Lembata.

Di awal sambutan, Damayanti mengingatkan kepada seluruh peserta Jambore agar selalu mendisiplinkan diri dengan tetap mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Menurut Damayanti, disiplin harus dimulai dari diri sendiri, Keluarga, dan lingkungan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. Lembata masih dalam kategori aman tetapi kita jangan terlena dengan kondisi ini. Mengingat nanti ada kapal Pelni yang  sandar di Lembata, menurunkan penumpang keluarga atau sahabat kenalan dari berberbagai daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa. Saat ini  Pemerintah Daerah tidak mempunya fasillitas Karantina terpusat, sehingga semua penumpang pelaku perjalanan  setelah terdata akan kembali ke desa  dan ini menjadi perhatian para kepala desa  menjaga dan menerima keluarga pelaku perjalanan, jelas istri nomor satu Kabupaten Lembata itu.

Sambungnya,  Jembore  kali ini bertemakan stunting,  untuk Kecamatan Ile Ape Timur tidak terlalu tinggi angka stunting tapi yang tertinggi adalah Desa Jontona. Kita perlu bersama- sama dengan dinas kesehatan, dan bidan desa untuk melakukan evaluasi agar ke depan hasilnya lebih baik, tegas Damayanti.

Lanjutnya,  bahwa untuk anggaran PKK  di setiap desa itu ada, kalau ada desa yang tidak ada dana karena PKK desa tidak mengajukan Program kegiatannya. Untuk itu diharapkan para kepala desa, Camat agar selalu berkoordinasi dengan pengurus PKK desa untuk menyusun anggaran program kegiatan PKK dalam anggaran belanja desa (Abdes). Ke depan program PKK menjadi Prioritas utama,  karena ada nomenklatur Pemberdayaan dan PKK masuk di dalam program Pemberdayaan. Besar kecilnya anggaran sangat tergantung pada program kegiatan yang dilaksanakan, tegas Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lembata itu.

Dipengujung sambutan, Damayanti berpesan agar pihak kecamatan berkoordinasi dengan semua desa untuk membuat program PKK sesuai dengan fungsi pokjanya masing-masing untuk dianggarkan dalam Tahun 2021. PKK adalah Organisasi yang bermitra dengan Pemerintah, berkolaborasi, kerjasama dan bergandengan tangan untuk mewujudkan tujuan Pemerintah, tutup Ketua  PKK Kabupaten Lembata itu.

Pantaun Tim Redaksi Kominfo diinformasikan bahwa ada berbagai kegiatan kegiatan yang akan dilombakan dalam Jambore PKK antara lain, Lomba Pidato, lomba penyuluhan setiap Pokja, lomba dan  Keterampilan pengisian format pemantauan bayi 0-30 hari.  Selain itu, Ketua Penggerak PKK Kabupaten didampingi Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lembata  Siprianus Meru menyerahkan bantuan Beras dari Pemerintah  KPM – PKH ( Keluarga Penerima Manfaat dan Program Keluarga Harapan)  kepada setiap perwakilan dari setiap desa  di Kecamatan Ile Ape Timur.

Hadir dalam kegiatan Camat Ile Ape Timur Nicolaus Ola Watun, Ketua TP. PKK Kecamatan Ile Ape Timur, Para Kepala Desa se-kecamatan Ile Ape Timur, Pengurus TP. PKK Kecamatan Ile Ape Timur, para kader PKK peserta Jambore PKK se-Kecamatan Ile Ape Timur serta masyarakat Desa Waimatan. (Tim Kominfo Lembata)