EDUKASI NEW NORMAL, PENERAPANNYA DI PASAR WALANGSAWA

0
1411

EDUKASI NEW NORMAL, PENERAPANNYA DI PASAR WALANGSAWA

 

Lewoleba, “Kapan Covid-19 ini berakhir kita tidak tahu, makanya kami tetap turun melakukan edukasi di tempat-tempat umum seperti di pasar dan institusi pendidikan. Kami akan terus-menerus berkampanye cuci tangan dan PHBS Iainnya agar menjadi sebuah kebiasaan.” Demikian Yoseph Nelu, SKM, Koordinator Tim Relawan Gerakan Kesadaran (Wanradar) Puskesmas Balauring ketika ditemui di Pasar Walangsawa Desa Walangsawa Kecamatan Omesuri, pada Senin (08/06/2020).

Nelu mengatakan Pemerintah Pusat telah menggaungkan kebijakan new normal atau merupakan suatu tatanan, kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, jelasnya

Ditambahkan dengan prosedur new normal ini, pemerintah menghimbau masyarakat untuk tetap melakukan produktivitas di tengah pandemi Covid-19, tetapi harus tetap waspada. Meskipun Lembata termasuk salah satu daerah zona hijau di Indonesia, tetapi siap menerapkan prosedur new normal, papar Nelu dengan penuh semangat lewat pengeras suara.

Perlu diketahui untuk meningkatkan Produktivitas Ekonomi di tengah wabah Covid-19. Pemerintah daerah mengaktifkan kembali pasar-pasar tradisional yang sebelumnya ditutup pada bulan April 2020 lalu. Pasar Walangsawah merupakan salah satu pasar tradisional mingguan di Kabupaten Lembata, yang hari ini kembali dibuka pada Senin, (8/6/2020) .

Pantaun Tim Kominfo, sejak pagi para pedagang dan pengunjung mulai berdatangan. Telah tampak kesadaran dari masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, dan cuci tangan.

Selain itu, di depan pintu masuk pasar, Petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) dari Desa Walangsawah sudah bersiaga sejak pagi. Mereka mewajibkan setiap pengunjung dan pedagang wajib mencuci tangan sebelum masuk ke pasar dan sewaktu pulang meninggalkan pasar.

Kepala Desa Walangsawa, Abdullah Oro, ketika diwawancara Tim Kominfo terkait kesiapan pemerintah desa terhadap tatanan hidup baru pasca pandemi. Oro, mengatakan mereka telah siap menerapkan aturan new normal, dan tetap ketat dengan menaati protokol kesehatan yang ada.

“Sekarang karena pasar baru dibuka  setelah sekian lama ditutup, masih ada yang belum memakai masker. Untuk minggu depannya kami akan ambil tindakan tegas”, tegas Oro.

Lanjutnya, bagi pedagang dan para pengunjung yang nantinya tidak menggunakan masker dapat membelinya di Posko Pencegahan Covid-19 yang terletak di pintu masuk pasar.

“Jika tidak memakai masker dilarang masuk pasar atau wajib membelinya baru bisa masuk. Masker yang dijual pun harganya (Rp.10.000) saja”, tutur Oro. (Tim Kominfo Lembata)