Lewoleba, Lima Pelaku Perjalanan yang dikarantina di Puskesmas Balauring-Meru dipulangkan ke keluarga masing-masing. Jadilah duta Covid-19 di tengah keluarga dan lingkungan tempat tinggal Kalian. Demikian Marselinus Dorong, S.Kom selaku Ketua Tim Piket Jaga di Posko Karantina Meru Desa Dolulolong Kecamatan Omesuri, pada Rabu, (03/05/2020).

Marsel mengatakan bahwa kelimanya telah menjalani 14 hari masa karantina dan dua kali rapid test yang dinyatakan negatif reaktif Covid-19, jelasnya.

Lebih lanjut Marsel menyampaikan terima kasih atas kerjasama yg terjalin selama proses Karantina, dan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan dan kebersamaan selama di tempat karantina. Semoga bapak/ibu kembali ke wilayah atau lingkungan tempat tinggal boleh berperan sebagai duta kesehatan dan model dari perilaku hidup yang lebih sehat di tengah masyarakat, tegas Kabid Teknologi dan Informasi pada Dinas Komunikasi dan Informasi itu.

Salah seorang pelaku perjalanan yang dipulangkan, Valentinus Boli Ruing mengatakan “saya ingat isteri dan anak-anak saya di rumah setelah sekian lama ditinggal. Saya juga mengapresiasi para petugas jaga yang telah berkerja selama masa karantina. Semua kebutuhan makan-minum 3 kali dan pelayanan lainnya sangat baik”

Perlu diketahui bersama sebanyak 15 orang yang dikarantina di Puskesmas Meru dan semuanya merupakan pelaku perjalanan. Pada hari itu sebanyak 5 yang dipulangkan, dan masih tersisa sebanyak 10 orang yang juga nanti akan dipulangkan sesuai ketentuan protokol kesehatan. Kelima pelaku perjalanan dihantar pulang dengan difasilitasi kendaraan milik Pemerintah Daerah Lembata.

Pantauan Tim Kominfo, peserta Karantina melakukan senam pagi bersama dipimpin oleh Tim Kesehatan dari Puskesmas Wairiang dan Puskesmas Balauring. Kegiatan itu dilakukan untuk menghindari kejenuhan dan meningkatkan kebugaran bagi para pelaku perjalanan yang di karantina.
(Tim Kominfo Lembata)