BPD TERPILIH HARUS TAHU TUGAS BARU DILANTIK JADI BPD

0
1602
Memukul Palu. Bupati Lembata Eliaser Yntji Sunur, Memukul palu usai membacakan naska pelantikan dalam acara pelantikan 24 Anggota BPD di Hadakewa,27 April 2020.

BPD TERPILIH HARUS TAHU TUGAS BARU DILANTIK JADI BPD

 

     Lewoleba, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, S.T., M.T., tidak main-main dengan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam masyarakat. Sebagai mitra kepala desa kalian harus belajar dan tahu tugas terlebih dahulu baru bersedia untuk dilantik dan menerima tanggungjawab sebagai Badan Permusyawaratan Desa. Jika tidak belajar mengetahui tugas dan fungsi, maka kalian  akan kebingungan mau buat apa dalam pelaksanaan tugas tersebut.

Memukul Palu. Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, Memukul palu usai membacakan naskah pelantikan dalam acara pelantikan 24 Anggota BPD di Hadakewa, 27 April 2020.

Penegasan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur ini terlontar dalam arahannya usai melantik 24 orang Anggota Badan Permusyawaratan Desa yang berlangsung di Alun-Alun Kantor Camat Lebatukan, Senin, 27/04/2020 siang.

Bupati Sunur menjelaskan bahwa seorang BPD harus mengetahui tugasnya yakni pertama,bersama kepala desa membahas dan menyetujui rancangan keputusan desa terkait APBDES dengan berpedoman pada mekanisme dan aturan secara bersama-sama. Tugas kedua adalah menjaring aspirasi masyarakat untuk dimusyawarahkan ditingkat desa.

Lebih lanjut dikatakan bahwa menjaring aspirasi bukan menjaring personality. Hanya pikiran satu orang tapi datang dan omong sana-sini seolah olah pikiran semua orang. Menjaring aspirasi harus dari masyarakat seecara keseluruhan, kemudian dikemas dan dirumuskan menjadi paket paket kebijakan bersama di desa, tegasnya. Selanjutnya tugas ketiga adalah  mengawasi kinerja kepala desa. Sekali lagi, yang kalian awasi bukan kepala desanya, tetapi kinerjanya. Mengawasi kinerja itu mengontrol seluruh kebijakan yang telah ditetapkan apakah dilaksanakan secara baik dan benar atau tidak selama satu tahun anggaran, jelasnya.

Bupati Sunur berharap agar 24 orang BPD yang baru dilantik bersama kepala desa dapat mensukseskan pembangunan dan menyelesaikan berbagai permasalahan  yang ada di desa. Permasalahan yang mendesak saat ini adalah memutuskan matarantai penyebaran Covid-19. Dijelaskan dalam arahan itu, tiga hal utama dalam kaitan dengan penanganan Covid-19 yaitu penanganan covid itu sendiri dimana saat ini masih pada orientasi pencegahan dan belum masuk pada fase pengobatan,  penanganan dampak ekonomi dalam masyarakat dan penanganan jaringan pengaman sosial. Beliau berharap agar anggota BPD yang baru dilantik harus memahami juga tugas dan tangungjawab untuk memutuskan matarantai penyebaran Covid 19,  karena BPD juga berperan sebagai Satuan Gugus Tugas yang ada di desa,katanya.

Camat Lebatukan Petrus Hare Key, S.IP., dalam laporannya menyatakan, para anggota Badan Permusyawaratan Desa yang dilantik  berasal dari 5 desa yaitu Desa Tapobaran, Desa Lerahinga, Desa Waienga, Desa Balirebong dan Desa Dikesare. Ia meguraikan dari ke lima desa itu semestinya BPD yang dilantik berjumlah 25 orang namun 1 anggota dari Desa Dikesare tidak hadir dalam acara pelantikan karena ada halangan mendadak.

Marselus Ubu Wohung salah satu anggota BPD Desa Dikesare yang baru dilantik ketika dihubungi Tim Redaksi Kominfo  di Hadakewa menyatakan “kami sudah berusaha mencari tahu tugas BPD, tetapi dengan arahan terkait tugas kami oleh Bupati Lembata hari ini menjadi bekal yang baik dalam mengemban tugas  ke depan, katanya. (Tim Kominfo Lembata)