TANGANI CORONA, BUPATI SUNUR  PERKUAT KECAMATAN DAN DESA

Lewoleba, Pemerintah Kabupaten Lembata melakukan pergesaran anggaran dalam menghadapi wabah corona virus desease (Covid-19) dengan menambah anggaran kecamatan dan pembentukan gugus relawan desa, demikian penegasan  Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, S.T, M.T  dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan wabah Covid-19 tingkat Kabupaten Lembata di Depan Aula Kantor Bupati Lembata, Senin (13/04/2020).

Rapat dipimpin oleh Bupati Sunur dan dihadiri oleh Wakil Bupati Lembata. Thomas Ola, Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapobali, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Lembata.

Bupati Sunur mengatakan bahwa pergeseran anggaran harus berpedoman pada aturan yang dikeluarakan oleh pemerintah Pusat dan Instruksi Presiden untuk dimanfaatkan bukan hanya dalam penanganan wabah virus Covid-19 saja,  tetapi juga terhadap dampak yang ditimbulkannya. Menindaklajuti hal itu, maka Bupati meminta kepada seluruh kepala OPD untuk mempersiapkan administrasinya secara baik  terhadap bencana non alam ini, jelas Sunur.

Dalam menghadapi wabah Covid-19 tersebut Bupati Sunur menyampaikan beberapa kebijakan pertama, penyiapan anggaran sebesar 100 juta kepada setiap kecamatan sebagai dana penanganan Covid-19 di tingkat kecamatan;  kedua, sosialisasi harus terus dilakukan guna peningkatan kesadaran masyarakat; ketiga, Pemerintah tidak menarik retribusi kepada para pedagang di pasar selama bulan April dan Mei Tahun 2020; keempat, seluruh desa wajib membentuk relawan gugus Covid-19  di desanya masing-masing dan selalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan agar perekapan jumlah data di desa sama dengan tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten. Kelima, kepala OPD terutama OPD yang berkaitan langsung dengan penyediaan pangan dan fasilitas kesehatan agar dapat mengantisipasi keadaan darurat seperti ketersediaan pangan dan fasilitas kesehatan untuk masyarakat; jelas Sunur.

Diakhir arahannya Sunur meminta agar penggunaan anggaran harus dilakukan sesuai dengan  perioritas utama seperti  pengadaan alat pelindung diri (APD), termometer tembak, obat-abatan, masker dan sarung tangan agar segera direalisasikan.  Ditambahkan pula  kepala desa selaku ketua gugus desa, segera menyiapkan anggaran dari dana desa sebesar 10-15% untuk penyediaan logistik bagi masyarakat yang rentan terhadap Covid-19,  yakni masyarakat yang tergolong ODP yang diisolasi mandiri di rumah masing-masing dengan sasaran  masyarakat yang tidak terdaftar dalam PKH, Sembako non tunai dan bantuan sosial lainya, pintanya.

Usai rapat, Bupati Sunur yang juga Ketua Partai Golkar Lembata ini,  mengajak seluruh peserta rapat dan awak media cetak maupun elektronik untuk berjemur selama 15 menit di bawah terik matarahi. (Tim Kominfo)