MASYARAKAT SEHAT BERSAMA PERAWAT

0
406

HUT PERAWAT KE 45   TINGKAT KABUPATEN   LEMBATA DAN PELETAKAN BATU PERTAMA KAPELA BAOLALIDULI PAROKI TOKOJAENG.

“Perawat hendaknya  menjadi  teladan hidup sehat bagi masyarakat yang ada dilingkungan sekitarnya”

Demikian sambutan Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Ile Ape Timur dalam rangka HUT terpadu Perawat ke 45 tingkat kabupaten Lembata, Jumad tanggal 15 Maret 2019  di desa Baolali Duli.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa dirinya masih ingat apa yang perna disampaikannya diakhir kepemimpinan periode pertama yang lalu bahwa pelayanan medis dan perawatan kepada msyarakat terus ditingkatkan dari waktu ke waktu agar masyarakat dapat memperoleh hidup sehat berkat adanya campur tangan medis.

Ia menegaskan bahwa semangat GOOD PAGI bukan hanya selogan semata, namun perlu diimplementasikan dalam kerja nyata dengan semangat pelayanan yang tinggi kepada masyarakat pada umumnya. Perawat sehat maka warga masyarakat juga sehat, cintailah mereka dengan sentuhan perawatan yang profesional sebagaimana terucap dalam sumpah jabatan seorang perawat.

Perawat terus berbenah diri dan mampu mengatasi persoalan manakala menghadapi masyarakat yang butuh pelayanan medis. Good Pagi adalah semangat kita bersama, kita bukan hanya bicara tetapi bagaimana sentuhan kita terhadap orang-orang yang membutuhkan campur tangan kita.  Bupati kembali memberikan gambaran bahwa jika perawat kerja dan pelayanannya bagus, tutur sapanya halus dan perhatian, maka pasien sudah bisa mengalami kedamaian hatinya dan bisa menjadi sembuh berkat obat dan pelayanan para Perawat. Jangan sampai Perawat terkesan sangar dan kasar sehingga justru pasien sakitnya menjadi berat dan tidak terbantu karena pelayanan kita yang tidak baik.

Lanjut Eliazser, perawat agar bisa lebih dimaanfaatkan lagi bagaimana  sentuhan dan pelayanan dengan cinta tadi supaya masyarakat belum lihat suntikan saja (jarum suntik) dia sudah sembuh, pasien belum menjama obat sudah sembuh, karena didatangi oleh para perawat dan dokter masuk dan melihat satu persatu, memperhatikan mereka secara baik dan santun, GOOD PAGI sangat bagus karena kita menyapa masyarakat, sebelum pergi kerja atau ke kebun atau aktifitas lainya, karena tujuan menyapa masyarakat supaya masyarakat sudah langsung tahu dan mengenal, sebelum ke Puskesmas kita sudah sehat di rumah, sehatnya juga karena pengaruh lingkungan, lebih sering turun ke rumah-rumah penduduk dan melihat lingkungan tinggal mereka. Jika kondisi lingkungan kurang sehat, mungkin karena debu, panas dan kering, air tidak bersih, pola hidup tidak sehat atau hal-hal lainnya, maka dapat memberikan petunjuk dan bimbingan kepada masyarakat bagaimana menerapkan lingkungan yang sehat dan bersih. Segala kelemahan dan kekurangan yang ada dimasyarakat dapat dikoordinasikan kepada pemerintah yang lebih diatas sehingga pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang perlu untuk penanganan yang lebih jauh.

Misalnya kalau banyak debu yang menyebabkan ISPA maka selain penanganan medis obat-obatan dari Puskesmas, barangkali saya bisa minta Kepala Desanya menggiatkan penanaman pohon dan bunga-bunga di pekarangan rumah penduduk. Mungkin juga kita perlu membenahi jalan dan infrastruktur yang lebih baik lagi, demikian tandas Sunur lagi. Dengan menanam pohon dan bunga di rumah-rumah penduduk maka dapat mengurangi udara yang kotor, itu artinya kita sudah melaksanakan salah satu tujuan utama yaitu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui preventif kita cegah, promotif bisa melalui Posyandu, kelompok-kelompok basis, Komunitas-komunitas yang ada dimasyarakat, dan juga melalui kuratif, serta recovary yaitu yang sakit kita pulihkan kembali fisiknya, sama juga seperti fisioterapy dan lain sebagainya.

Dengan demikian saya yakin bahwa disetiap sentuhan tangan kita, tarikan napas, senyuman dan tatapan mata perawat semuanya itu adalah simbol yang melekat dalam diri kita sebagai pelayan masyarakat sejati. Perawat harus sehat baru bisa melayani masyarakat, tegas Bupati Lembata.

Pada kesempatan yang sama Bupati Yance menyampaikan kepada masyarakat di Kecamatan Ile Ape Timur bahwa tahun ini kita membangun puskesmas dengan dana sebesar 6 milyard rupiah .unutuk kepentingan sarana prasarana infrasturktur kesehatan yang berlokasi di desa Lamaau. Ada 7 puskesmas dengan model yang sama di bangun di kabupaten Lembata, jadi bapak kades persiapkan lahan kalau bisa  dipinggir jalan karena bangunan ini sangat munumental sehingga mudah dilihat dan dijangkau oleh warga masyarakat dan seluruh fasilitas disiapkan oleh pemerintah untuk pelayanan masyarakat, kalau  masyarakat desa Lamaau tidak siapkan lokasinya maka saya akan pindahkan lokasinya ke Balolaliduli desa sebelahnya lagi. Jadi bapak camat Ileapae Timur membantu memfasilitasi agar proses bisa berjalan dengan lancar, dihari ulang tahun yang ke 45 ini saya berpesan kepada perawat cintanya kalian jangan surut,cintanya setiap hari ditingkatkan kualitasnya, kalian akan bangga kalian akan melihat masyrakat ini kemana-mana tersenyum karena sehat. Mungkin masyarakat lupa perawat mana yang melayani dia pada saat sakit tapi ada masyarakat pasti selalu ingat jadi kerja tanpa pamri tanpa pilih kasih, himbau bapak  Bupati Lembata, saya juga menyampaikan kepada organisasi PEKKA kabupaten Lembata bahwa, fasilitas yang diberikan dari pemerintah secara simbolis sebuah mesin jahit yang diterima oleh ibu Jaheriah Johor sebagai penunjang kegiatan di PEKKA, tolong itu dimaanfaatkan dan menghasilkan dalam bentuk lain, jadi satu mesin jahit yang di kasih akan mengahasilkan turunan yang banyak, jadi jangan dilihat bentuknya tapi hasil akhirnya apa yang di buat dari mesin jahit tadi karena ini kepercayaan dari pemerintah dan PEKKA bisa bekerja sama dangan PKK untuk meningkatkan aktifitas ekonomi di kabupaten Lembata, pesan Bupati Lembata.

Untuk peletakan batu pertama Kapela Baolaliduli tadi yang direncanakan  menjadi Stasi Gereja sendiri dan yang paling utama bukan kita letak pada rumahnya tetapi meletakan fundasi iman, kualitas iman tergantung pikiran dan kualitas iman yang sehat, jadi tetap berhubungan juga dengan perawat. Turut hadir dalam kegiatan ini semua pimpim OPD, camat Ile Ape Timur, para Kepala Desa dan BPD se Kecamatan Ile Ape Timur, utusan organisasi PEKKA se Kabupaten Lembata dan seluruh warga masyarakat desa Baolaliduli. (Tim kominfo lembata).

Rombongan Bupati Lembata diterima secara adat di desa Baolaliduli. (foto : Vq)