Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata untuk menumbuhkembangkan pembangunan pariwisata di kabupaten Lembata mendapat dukungan dan  respons positif dari pemrintah pusat khususnya Kementrian Desa.  Tanggapan dan dukungan tersebut terwujud dalam bantuan Kapal Penunjang  Pariwisata di Kabupaten Lembata yang disalurkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikelola Dinas Perhubungan, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Lembata.

Mengamati Kapal : Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur sedang mengamati lajunya Kapal Wisata dalam uji coba Kapal tersebut sebelum tiba di Kumaresort Senin, 07 Januari 2019   (Foto , Kim Koting / Dok.Kominfo LBT )

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur,  Wakil Bupati Lembata Thomas Ola, Pj. Sekretaris Daerah Anthanasius Aur Amuntoda, para Asisten Sekretaris Daerah, Para Kepala OPD, beberapa Pejabat Aministrator, Pejabat Fungsional dan beberapa staf OPD ikut dalam rombongan Bupati Lembata untuk uji coba Kapal Wisata tersebut di Teluk Lewoleba Lembata, Senin, 07 Januari 2019 pukul 11.00 siang. Uji coba Kapal penunjang  aktivitas pariwisata di Lembata itu berlangsung dari  pelabuhan laut Lewoleba, melintasi pesisir pantai dan akhirnya  sandar di pelabuhan Jeti Kumaresort Waijarang.  Kapal yang diuji coba tersebut dalam rencananya akan   akan melayani destinasi wisata sepanjang pesisir pantai sampai ke Tanjung Tuak dan tempat wisata lainnya di Kabupaten Lembata.  

 Tadi kita sudah uji coba kapal wisata yang rutenya dari sini  ke Tanjung Tuak, Nuhanera dan sepanjang wilayah pesisir pantai, kata Bupati Sunur saat berikan arahan dalam acara Natal dan Tahun baru bersama  di Waijarang usai menguji coba kapal tersebut.   Menurutnya pada tahun 2019 ada alokasi dana untuk pengadaan kapal dan sedang dipertimbangkan model dan peruntukannya apakah vinisih untuk melayani destinasi wisata di  5 kabupaten di NTT atau lainnya.  Ia juga memastikan pada tahun 2019 Pemerintah Daerah  Kabupaten Lembata akan menerima bantuan  kapal dari  pemerintah pusat melalaui Dana Alokasi Khusus sehingga tidak memeras anggaran dari APBD II yang ada, tandasnya.  

            Dengan adanya kapal yang melayani kepariwisataan di Lembata Bupati Lembata mengajak para ASN dan seluruh masyarakat  untuk memanfaatkannya untuk berekreasi bersama keluarga.   Tempat rekreasi kita  juga sudah banyak dan tidak kalah indahnya dengan daerah lainnya, silakan mengajak keluarga untuk berekreasi ke sana, ajak Sunur. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan melalui Kabid Pelayaran Muhammad Fajar,SE di ruang kerjanya menjelaskan Kapal Wisata tersebut  merupakan Kapal yang  pengadaannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun 2018 Bantuan Pemerintah Pusat khususnya Kementrian Desa. Ia juga merincikankan, dalam dokumen perencanaannya kapal tersebut dengan panjang 14 m dan  lebar 5,5m  digerakan dengan dua mesin masing-masing 200 PK yang rencananya  akan dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas pariwisata di Teluk Lewoleba  dan sekitarnya.  (m.molan Kominfo Lbt)