4 Anggota DPRD Lembata Antar Waktu Dilantik

0
1207
Mengangkat Sumpah /Janji : Keempat Anggota DPRD Pengganti Antar Waktu sedang mengangkat sumpah /Janji dalam acara Pelantikan di Aula Rapat Utama DPRD Lembata. Selasa, 08 Januari 2019   (Foto , Kim Koting / Dok.Kominfo LBT )

Sebanyak 4 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kabupaten Lembata pergantian Antar Waktu (PAW) dilantik Ketua DPRD Kabupaten Lembata Ferdinandus Koda,SE pada Selasa,8/1 2019. Pelantikan keempat Anggota tersebut Berlangsung diruang sidang utama DPRD Lembata dalam Agenda  rapat Paripurna Istimewah Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Pengganti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lembata periode 2014-2019.  Para Anggota DPRD yang dilantik didampingi istri dan anggota keluarga, pengurus Partai Politik dan simpatisan tiba di kantor DPRD pukul 09.00 dan langsung memasuki ruang sidang.  Rapat Paripurna istimewah dipimpimpin langsung ketua DPRD Kabupaten Lembata Ferdinandus Koda,SE didampingi Wakil Ketua II Yohanes de Rosasri,SE,  yang dirangkai dengan pengambilan Sumpah/Janji  keempat Anggota DPRD didampingi Rohaniwan Pendamping P. Mateus Tunu,CsSR dari Paroki Lamahora.

            Kepala Bagian Humas Sekretariat DPRD Tini Buyanaya,S.Sos  diruang kerjanya menjelaskan keempat anggota DPRD Pengganti Antar Waktu yang  dilantik tersebut adalah Wilhelmus Patal Ola Kedang,S.IP dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggantikan Simon Geletan Krova,S.Pd,SD alasan pindah kepartai politik lain, G.Fransiskus dari Partai Demokrasi Indonsia Perjuangan(PDIP) menggantikan  Alm. Yakobus Liwa karena  meninggal dunia, Yohanes Tifaona dari Partai Amanat Nasional menggantikan Fransiskus Limawai,S.Fil karena mengundurkan diri dari Jabatan sebagai anggota DPRD dan Maximilianus Loraboli Wolor,SE dari PKPI menggantikan Bediona Philipus,SH,M.Si yang diusulkan dari partainya. 

            Dalam sambutan tertulis yang dibacakannya Ketua DPRD Lembata Ferdinandus Koda,SE mengajak semua anggota DPRD  agar memberikan umpan balik pada rakyat yang memiliki kedaulatan penuh  dalam sistem demokrasi moderen.   Makna dari umpan balik  sebagaimana pidato ketua DPRD adalah kepercayaan besar yang telah dilimpahkan oleh rakyat pada anggota DPRD mesti dijawab dengan kinerja dalam memperjuangkan aspirasi mereka secara bertanggungjawab, jujur, murni dan bermuara pada upaya upaya nyata  meningkatkan kesejahteraan rakyat, tegasnya.  Ia melanjutkan perjuangan itu hanya bisa terlaksana bila seorang anggota DPRD memiliki kapasitas dan kualitas intelektual maupun moral yang akan menempatkan seorang anggota DPRD sebagai orang yang mesti dipercaya sebagai partner  rakyat. Saya berharap agar keempat anggota DPRD yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan mendalami berbagai regulasi dan mekanisme kerja yang berlaku agar  dapat mengemban tugas dan amanat rakyat, tegasnya.

Kehadiran 4 anggota DPRD di Lembaga ini menjadi spirit dalam membangun sistem demokrasi dan diharapkan dapat memberi sumbangsih yang nyata dalam menjalankan perannya sebagai representasi rakyat. Mari kita jalin hubungan kerja sama  yang haromonis sebagai mitra pemerintah demi mewujudkan Kabupaten Lembata yang maju, sejahtera dan mandiri ,adil dan makmur berkelanjutan.

 Menurutnya kerja sama antara lembaga Legislatif dan Eksekutif mesti meningkat dan berkualitas mengingat masih banyak prioritas pembangunan dan kebutuhan rakyat yang mendesak yang harus dikerjakan dimasa yang akan datang, himbau  Ferdinandus mengakhiri pidatonya. 

Sebagaimana diliput staf Kominfo di Ruang Paripurna, ratusan orang memadati ruang pelantikan  baik dari unsur pemerintah daerah dengan hadirnya seluruh Pimpinan OPD   pengurus partai politik pengusung mupun anggota keluarga antusiaa dalam suasana kekeluargaan mengucapkan selamat dan proficiat pada anggota DPRD terlantik.  (m.molan Kominfo Lbt)