LEMBATA PRIORITASKAN PEMBANGUNAN PEREKONOMIAN DESA

 

Lewoleba, Rencana Program Jangka Menangah Daerah (RPJMD) Periode 2017-2022 lebih memprioritaskan pembangunan ekonomi pedesaan yang dibagi dalam beberapa cluster. Salah satunya adalah Desa Balauring yang masuk dalam cluster desa tematik pariwisata. Demikian Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Lembata, Said Kopong, S.Sos, M.Si ketika diwawancara Tim Redaksi Kominfo disela sela kunjungan kerja mendampingi Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, S.T, M.T di Desa Balauring Kecamatan Omesuri Kabupaten Lembata pada, Kamis (02/06/2020).

Dalam kesempatan itu Said mengatakan bahwa Balauring adalah wajah peradaban Lembata di bagin timur. Sudah selayaknya terpilih menjadi salah satu desa tematik, karena memiliki banyak potensi kekayaan yaitu perdagangan, pariwisata, dan kuliner. Seluruh stakeholder perlu mendukung program ini agar dapat memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat desa yang tersebar di lereng gunung Uyelewun dan desa sekitarnya.

“Dalam penilaian saya, jika kerja sama dari semua stakeholder khususnya pemuda desa bersama pemerintah desa bekerjasama dengan baik itu akan sangat positif”, ujar Said

Lanjut Said, pembangunan badan jalan yang terjadi sekarang ini sangat memiliki nilai positif. “Sekarang Bupati Sunur telah menyiapkan usulan agar jalan negara Waijarang-Balauring untuk dilanjutkan hingga ke Hading Manuk, Desa Rumang. Sementara ruas Jalan provinsi kita sedang tangani. lnstalasi Air minum juga sedang kita tangani”, jelas Said.

Diakhir wawancara Said Kopong, berharap semoga Balauring dapat menjadi wajah Lembata di bagian Timur. Itu Artinya jika orang melihat Balauring itu maju. Tentu dapat disimpulkan bahwa Lembata juga maju, tutup Said.

Sementara itu dalam sambutan
Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur,ST.,MT, mengimbau agar warga sekitar objek wisata harus beradaptasi dengan aktivltas pariwasata dengan turut ambil bagian di dalamnya bukan menjadi penonton.

“Harus berani tunjukan inovasi yang kalian mau lakukan, dan sampaikan kepada pemerintah. Tentu harus searah dengan kebijakan pemerintah”, ungkap Sunur.

Tambah Sunur, direncanakan agar Pasar Balauring dapat kembali dikunjungi oleh masyarakat desa yang berada di Kecamatan Lebatukan. Untuk itu, Pemkab akan membuka jalur dari Lamadale ke Wailolong sehingga masyarakat Iebih mudah menjangkau Pasar Balauring.

“Kita lihat saja sekarang masyarakat Lodoblolong mulai kembali melakukan aktivitas di Pasar Balauring. Hal ini karena mereka merasa lebih nyaman belanja di Balauring dari pada belanja di Hadakewa karena Pasar Balauring lebih lengkap”, tutur Sunur.

Hadir dalam kunjungan kerja Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata Yuni Damayanti, SE, Kasat Pol PP Markus Lela Udak, Direktur RSUD Lewoleba dr. Bernad Beda, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Markus Labi dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Apolinaris Mayan, Camat Omesuri Siprianus Surya dan Kepala Desa Balauring Syarif Pati Pilohi. (Tim Kominfo Lembata).