SAMPEL SWAB 14 PDP LEMBATA AKHIRNYA TIBA DI KUPANG

 

Lewoleba,  Langkah cepat Pemda Lembata terhadap sampel SWAB 14 Pasien Dalam Pegawasan (PDP) untuk dilakukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit Umum W.Z Johanis Kupang. Hal ini dilakukan Pemda Lembata guna memutuskan penyebaran Covid-19 secara umum di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan secara khusus di Kabupaten Lembata. Sampel SWAB 14 PDP, yang diterbangkan dari Bandar Udara Wonopito dengan Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Reg PK-CFS,  pada Minggu (17/5/20) siang tadi.

Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Reg PK-CFS yang mengangkut sample swab 14 PDP dari Kabupaten Lembata Minggu, 17 Mei 2020.

Helikopter milik BNPB yang bermarkas di Kabupaten Manggarai Barat ini, diterbangkan oleh pilot on command (PIC) Captain Eko Novie N, Copilot Captain Randi P serta teknisi EOB, M. Isnaeni serta pengatur jadwal (HLO) Cecep Kemal. Selain awak helikopter ikut dalam penerbangan tersebut adalah kepala BPBD Kabupaten Manggarai Barat Dominukus Hawan.

Sebelumnya sebanyak 13 sampel SWAB PDP Lembata direncanakan dikirim dengan menggunakan pesawat  terbang komersil dari bandar udara Frans Seda Kabupaten Sikka menuju bandar udara El Tari Kupang, tetapi dibatalkan. Hal ini, disebabkan terjadi penolakan labuh kapal milik Pemda Lembata yang membawa sampel SWAB di Pelabuhan Rakyat Larantuka oleh Pemda Kabupaten Flores Timur pada Jumad, (15/5/20) lalu.

Sampel SWAB 14 PDP Kabupaten Lembata yang dikirim hari ini yakni; tahap pertama untuk PDP P1 s/d P3 dan P14. Sedangakan untuk tahap dua adalah P4 s/d P13 yang telah dilakukan pemeriksaan PCR tahap pertama di Laboratorium W.Z Johanes  Kupang dan dinyatakan negatif Covid-19.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata Thomas Tip Des mengatakan helikopter yang sedianya tidak mengangkut sampel SWAB 14 PDP di Lembata, hanya mengangkut sampel SWAB PDP di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Manggarai Barat saja. Hal ini dapat terlaksana karena adanya koordinasi yang baik dan intensif antara Pemda Lembata dengan Pemerintah Provinsi NTT dan BPBD Kabupaten Manggarai Barat, “sampel SWAB PDP di kabupaten kita juga ikut terdata dalam cabin helikopter milik BNPB itu”, tuturnya.

Selain itu Ketua Pelaksana Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lembata Paskalis Tapobali yang dihubungi, mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT dan BPBD Kabupaten Manggarai Barat serta seluruh komponen yang terlibat dalam memfasilitasi pengiriman 14 sampel SWAB PDP di Kabupaten Lembata pada hari itu. Tapobali yang juga Sekda Kabupaten Lembata itu mengharapkan agar secepatnya dilakukan pemeriksaan PCR tahap pertama dan kedua di Laboratorium W.Z Johanes Kupang untuk menepis keresahan masyarakat Lembata juga PDP yang sedang di karantina serta keluarganya, ungkap Tapobali dengan nada optimis.

Berdasarkan pantaun Tim Redaksi Kominfo, sampel SWAB dibawa menggunakan ambulance RSUD Lewoleba yang didampingi oleh Tim Medis, Kadis Kominfo Markus Labi, Kalak BPBD Thomas Tip Des dan Kepala Bandar Udara Wunopito Lewoleba M Syaiful. Pengantaran SWAB dilakukan oleh tim medis di bandar undara Wunopito Lewoleba sebanyak 4 orang, dan dilakukan penyemprotan desinfektan terus menurus terhadap box yang berisi sampel SWAB tersebut selama perjalanan keluar dari mobil ambulance hingga masuk dalam cabin helikopter. (Tim Kominfo Lembata)