Para teknisi dari PT. Bintang Komunikasi Utama Jakarta Imam Subekti, Dimas Tri Prasojo, Kabul Santosa, Rudy Herdiyanto, Ridwan, Satrio Prosysman dan Adiputra Sinaga  yang melakukan pekerjaan Instalasi antena Visat di sekolah sekolah yang tersebar di kecamatan kecamatan se-Kabupaten Lembata mengaku sangat menikati keindahan panorama alam di Kabupaten Lembata.

Teknisi Asal medan Adiputra Sinaga melalui akun WastApp pribadinya melukiskan keindahan Lembata ibarat surga yang tersembunyi, karena panorama alamnya yang memukau, indah dan mempesona.   Ia

menuliskan “Ada gunung dan lekukan bukit  terlihat dimana mana, begitu banyak pantai yang sangat indah,  ramah-ramah warga masyarakatnya terhadap siapa saja yang datang. Di sini adat istiadat  dan budanya masih terpelihara dengan baik hingga sekarang.  Sungguh sebuah perjalanan kerja sambil wisata, kami melihat dan menikmati pantai yang indah dan mempesona di Timur Lembata, kami juga bisa menginjakan kaki di pantai selatan yakni Lamalera tanah dengan sejarah dan tradisi menangkap ikan pausnya, dimana banyak orang di dunia berjuang datang untuk melihatnya, tulisnya. Kami hapir kliling indonesia dan hanya satu kata, Orang Indonsia itu ramah.” Demkian Adi Sinaga menulis di akunnya.

Menurut Ady Sinaga,  alam Lembata sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi obyek pariwisata berskala internasional. Yang penting adalah akses untuk mencapai tempat wisata yang perlu dibenahi karena kondisi saat ini masih melewati batu batu besar, bekas bekas kubangan yang berlumpur saat musim hujan. Jika semua selesai maka bagaimana upaya untuk memperkenalkan ke luar karena Lembata saat ini belum   branding diluar negeri, tulisnya.

Teknisi lainnya Kabul Santosa dan juga rekan-rekannya mengaku terkagum-kagum  melihat panorama alam di Lembata saat melintasi jalur jalan Lewoleba Tobotani pergi pulang “Disini pantainya indah-indah dan sangat alami, Lembata luar biasa, kata Kabul Santoso saat perjalanan  Lewoleba Tobotani.  (m.molan Kominfo).