‘UPEQ ALUQ RING RANG AREQ WERIQ SIR SAR’

164

Ini adalah sebuah pepata kedang yang lengkapnya ” Hahae ko raq ka kaputu na’e taq upeq aluq ring rang, areq weriq sir sar” yang berarti ada cinta yang bersemi dalam alunan dentuman penumbuk padi dalam kegiatan membersikan gabah dalam hajatan pesta jaman dahulu dalam tradisi masyarakat kedang. Atraksi menumbuk padi dalam irama ring rang tersebut di ataraksikan di pembukaan Expo Budaya Uyelewun Raya, Kamis, 17 Oktober 2019. Bunyi bersahutan dalam irama dan hentakan penumbuk membahana menguras perhatian ribuan mata di lokasi kegiatan.
“Sekarang semuanya gampang tapi dulu saat semuanya sulit, tumbuk padi menjadi moment menarik untuk muda mudi”. Demikian komentar Bapak Ditu Bala mantan kepala desa 2 (dua) periode di lokasi kegiatan. Ia melanjutkan “kalau sudah tumbuk padi dan ambil air pada saat pesta itu memang momennya anak muda-mudi di jamannya. Ada cinta dibalik menumbuk padi katanya bercanda”. (Tim Kominfo Lbt).