Pancasila Adalah Ideologi Bangsa Yang Dapat MerekatkanTali Persaudaraan  dan Persatuan Bangsa Kita

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan lomba pidato tentang empat pilar kebangsaan tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Lembata. Adapun jumlah sekolah yang terdaftar sebagai peserta yakni; SMANegeri I Lebatukan, SMK Ile Lewotolok, SMA Kusuma Bakti,  MAN Wangatoa, SMA Swasta Anugerah Kasih, SMA Frateran Don Bosco, SMANegeri I Nubatukan, SMANegeri I Ile Ape dan SMANegeri I Nagawutung.

Kegiatan yang dibuka resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Daya Saing Daerah Kabupaten Lembata Bapak Siprianus Meruk yang didampingi kadis Kesbangpol Kabupaten Lembata Silvester Samun dan beberapa pimpinan OPD Lingkup Pemkab Lembata.Kegiatan lomba pidato yangdiselenggarakan di halaman depan kantor bupati lama, Senin, (22/7/19), dengan mengambil tema “Generasi Muda dan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”,

(Yuliana Bunga Nuban Siswi SMA Swasta Anugerah Kasih, yang Menjadi Peserta Pertama LombaPidato,Senin,(22/7/19) Dok. Kominfo Lembata Yan)

Kegiatan yang diawali dengan laporan panitia pelaksana kegiatan oleh Kepala Bidang Bina Idiologi dan Wasbang Bapak Yohanse Bosco S. Bataona, SH, mengatakan empat pilar kebangsan harus ditumbuh kembangkan pada generasi muda dalam pendidikan formal. Hal ini sangatlah penting dalam pembekalan diri merekasebagai generasi-generasi penerus bangsa, sehingga semangat nasionalisme yang mereka miliki tidak dengan mudah rapuh, tuturnya.

Oleh karena itulah, pemerintah daerah terusberupaya dalam  peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai luhur budaya bangsa.Melaluisalah satu program pengembangan wawasan kebangsaan,Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lembata merancang sebuah kegiatan yang mengantar generasi muda untuk lebih memaknai apa arti nilai-nilai luhur kebangsaan ini.Untuk itu kaum muda dipaksa untuk lebih proaktif dan menjadi ujung tombak nasip bangsa ini kedepanya, tandasnya.

Dalam kegiatan lomba pidato ini panitia menyediakan hadiah yang diberikan pada peserta lomba yang masuk dalam peringkat empat besar, (juara 1, 2, 3 dan 4 ), untuk setiap para peserta yang menang lomba berhak mendapat hadia berupa tropi dan uang tunai. Adapun tiga orang dewan juri dalam perlombaan ini yakni; Rm. Yeremias Rianghepat, Pr, Ketua MUI Kabupaten Lembata H. Hidayat Tulla Sarabiti dan Ibu Tarsisia Hani Chandra, kata Bosco.

Dalam sambutan tertulis Bupati Lembata yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Daya Saing Daerah Kabupaten Lembata Bapak Siprianus Meruk, pancasila merupakan ideologi bangsa yang dapat merekatkan tali persaudaraan  dan persatuan bangsa kita ini. Oleh karena itusetiap perbedaan yang ada mesti dimaknai sebagai keunikan/khasan yang harus dirawat dan dijaga sebagai kekayaan bangsa, karena bangsa kita ini merupakan Negara dengan kepulauan terbesar di dunia, katanya.

para Pimpinan OPD dan  para Dewan Juri Lomba Pidato 4 Pilar Kebangsaan, Senin, (22/7/19) Dok Kominfo Lembata Yan

Untuk itu kita sebagai penerus kemerdekaan ini, harus tetap memiliki nilai perjuangan yang kokoh seperti para pejung dimasa penjajahan. Oleh karena itu saya mengajak kita semua terutama para kawula muda yang menjadi pejuang di era digitalisasi ini, agar tetap berpegang teguh pada 4 pilar kebangsaan yakni; Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Hal ini didasarkan pada anak-anak yang menjadi harta karun bangsa ini, karena di pundak merekalah nasip bangsa ini kedepannya, tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, beliau meminta agar semua peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya memahami secara tekstual nilai-nilai luhur kebangsaan ini, akan tetapimampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat.Hal ini karena kalian merupakan catur pilar di daerah ini yang dapat memberikan contoh dan ujung tombak kepada anak-anak Provinsi NTTdan Kabupaten Lembata, pintannya.

Lanjutnya,  perlu saya ingatkan kepada kalian para peserta lomba agar kedepanya teruslah belajar untuk mencapai cita-cita kalian. Tambahnya atas nama pemerintah daerah saya mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan para peserta lomba yang mengambil bagian dalam kegiatan ini, karena kalianlah generasi muda yang sebentar lagi akan menjadi pemimpin di negara dan daerah ini, katanya.

Kegiatan dilajuti dengan penarikan undian oleh para peserta lomba pidato, yang menjadi peserta lomba pertama diambil oleh Yuliana Bunga Nuban siswiSMA Swasta Anugerah Kasih  dengan judul pidato “Pembentukan Generasi Millenial Demi NKRI”. Pidato yang dilontarkan begitu bersemangat dengan suara yang lantang, sehingga memancing semangat bagi para peserta lainnya yang sedang menunggu giliran untuk menyampaiakan pidatonya. (Yan Moruk/Kominfo Lembata)