“ Halal bi halal, amat penting.  Merupakan momentum bagi kita untuk saling memaafkan jika ada salah dan kilaf diantara  kita baik sebagai  masyarakat maupun teristimewa kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam kepemimpinan , sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lembata, kalau ada kebijakan pembangunan maupun   mutasi  jabatan tidak sesuai , kami berdua mohon maaf yang sebesar-besarnya dari hati yang tulus”, ungkap Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur .

Mutasi jabatan misalnya, lanjut Sunur, tidak mungkin menyenangkan semua orang. Karena jabatan itu adalah kepercayaan pimpinan kepada ASN yang dipandang cakap dan memiliki kompetensi serta  mampu melakukan inovasi dan percepatan pembangunan agar visi dan misi Kepala Daerah mencapai sasaran yang direncanakan. Karena itu, mari kita rajut kebersamaan dan persaudaraan yang semakin baik.  Mari bersatu dalam semangat “Taan Tou” membangun  Lewotana, Leu Auq Lembata semakin maju dan sejahtera.

Acara halal bi halal yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Desa Waijarang, Kecamatan Nubatukan, Rabu, (26/6/19). Silaturahmi itu mengundang seluruh ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata.  Tema halal bi halal “merajut persaudaraan” dalam kegiatan ini hadiri pula Ibu Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Profinsi Maria Fransisca Djogo, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata Yuni Damayanti, Anggota DPRD Kabupaten Lembata Piter Bala Wukak, Rektor Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed, Plt. Sekda Kabupaten Lembata Anthanasius Aur Amuntoda, Asisten Sekda para Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, para Camat dan kepala Desa,  para tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Kabupaten Lembata.

Para Ulama dan Undangan  yang hadir dalam kegiatan Halal Bi Halal Idul Fitri 1490 H, di Rumah Jabatan Bupati, Rabu, (26/6/19) Dok. Kominfo

Sebelum memulai sambutannya beliau memohon maaf atas ketidak hadiran bapak wakil bupati yang sedang bertugas ke Kabupaten Sumba Tengah. Dalam sambutan Bupati Lembata Elaser Yentji Sunur mengatakan, melalui halal bi halal ini, mengharapkan terjalin komunikasi yang baik antar pemerintah dengan masyarakat maupun berbagai pihak. Intinya kita bersama mewujudkan kabupaten Lembata yang sejahtera dan mulia melalui sinergitas bersama dalam membangun kabupaten yang kita cintai ini, ungkapnya.

Acara Halal Bi Halal ini masih merupakan agenda yang sudah terjadawal sebelumnya. Acara ini masih dalam rangkaian Hari Raya Idul Fitri 1490 Hijriah, sekaligus momen saling maaf memaaf yang mungkin selama ini telah timbul kesalah pemahaman antar pemerintah dengan masyarakat. Halal Bi Halal bersama stakeholders Kabupaten Lembata merupakan bentuk sinergisitas bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi perangkat daerah Kabupaten Lembata dalam membangun kabupaten ini, tandasnya.

Bupati Lemabat Eliaser Yentji Sunur saat memberikan sambutan pada kegiatan Halal Bi Halal Idul Fitri 1490 H, di Rumah Jabatan Bupati, Rabu, (26/6/19) Dok. Kominf

Diakui Sunur, untuk membagun sebuah kabupaten bukanlah hal yang mudah, namun kendala itu dapat terasa ringan jika didukung oleh semua lapisan. Hal ini tidak dapat dikerjakan sendiri tapi ini kerja bersama dalam tim. Kita harus support pembangunan kabupaten ini, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, kualitas masyarakat dalam pemberdayan ekonomi masayarakt menuju kemandirian ekonomi dikabupaten kita. Oleh Karena itu saya mengharapkan dukungan semua pihak sangat di perlukan dalam bentuk koordinasi, konsultasi, saran dan kritik maupun akses dan keterlibatan langsung berbagai elemen.

Dalam acara halal bi halal ini, hadir pula ketua NU Muktar Sarabiti yang membawahkan tausiyah yang begitu mengebuh – gebuh. Tidak ketinggalan pula iringan music kasidah oleh para ibu-ibu majelis taklim Nubatukan. Diakhir kegiatan beliau bersama ibu ketua PKK Kabupaten saling memberikan jabatan tangan sebagai bukti tanda silaturahmi dan  ucapan permohonan maaf. (Yan Moruk/Kominfo Lembata )