Ny. Yuni Darmayanti, selaku istri Eliaser Yentji Sunur (Bupati Lembata), kini menyandang posisi penting, Ketua PKK Kabupaten Lembata. Agar roda organisasi PKK baik ditingkat Kecamatan dan Desa bersinergi membangun kesejahteraan kaum wanita, pihaknya pun dibantu oleh sejumlah pengurus ditingkat kecamatan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata , Yuni Damayanti SE, melantik 8 (delapan) ketua Tim Penggerak PKK tingkat Kecamatan dari  9 (sembilan) kecamatan di Kabupaten Lembata, kamis (10/1/2019), bertempat di Rumah Jabatan Bupati Lembata, di Kuma Resort, Desa Waijarang, Kecamatan Nubatukan.  Para ketua tim penggerak PKK tingkat kecamatan ini terdiri dari Ketua PKK Kecamatan Nubatukan, Ny Maria Magdalena P. Wutun, Ketua PKK Kecamatan Lebatukan, Ny. Ni Luh M. Y Sherllywiyanti, Ketua PKK Kecamatan Ile Ape Timur, Ny. Agnes Abong, Ketua PKK  Kecamatan Ile, Ny. Cezalrinha De Fatima, Ketua PKK Kecamatan Atadei, Ny. Yuliana Sesa Doni, Ketua PKK Kecamatan Nagawutung, Ny. Maria Siti Ledo, Ketua PKK Kecamatan Omosuri, Ny. M.M. Gizi Buyanaya dan Ketua PKK Kecamatan Buyasuri, Ny. Anastasia Daten. Sedangkan Ketua PKK Kecamatan Wulandoni, Ny. Agnes Hene Leke,  terlebih telah dahulu dilantik. Kegiatan ini dihadiri oleh Penjabat Sekda Kabupaten Lembata, Ananthasius Aur Amuntoda para pimpinan OPD dan para camat yang turut menyaksikan sumpah janji para ibu PPK yang baru saja dilantik.

Dalam sambutan Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur mengucapkan profisiat atas terlantiknya ketua tim penggerak PKK tingkat kecamatan yang baru saja dilantik, ketika berbicara organisasi apalagi organisasi basis komunitas seperti organisasi wanita itu sangat sulit, ini dikarenakan lebih banyak datang duduk bercerita-cerita dan pulang tandasnya.

Lanjut Sunur, kalian adalah wanita-wanita yang luar biasa ini,karena mampu dan mau membawa diri datang dan menjadi pengurus PKK berarti ada sesuatu yang lain dari kalian. Kalian datang bersama-sama pemerintah dan kini kalian menjadi mitra-mitra pemerintah. Ia meminta kepada PKK Kabupaten Lembata untuk merancang program yang dikolaborasikan, disamakan dengan langka pemerintah untuk pemberdayaan wanita sesuai dengan visi dan misi pemerintah, lanjut beliau kalian harus mampu membawa organisasi ini sesuai 10 program PPK.  Berangkat dari situlah kalian bisa melakukan suatu kegiatan yang mengaitkan dengan kebijakan pemerintah melalui opd teknis dan para camat agar bersinerji dengan arah kebijakan pemerintah daerah, tegasnya.

Bupati Sunur, lanjutnya,  perlu saya tegaskan lagi bahwa bukan hanya solidaritas antara tim PKK kabupaten dan tim PKK tingkat Kecamatan melainkan fokus dalam dalam bekerja, jangan banyak-banyak kita rencanakan kegiatan, cukup satu agar kita lebih optimal dalam bekerja. Bekerja internal boleh tapi kita juga harus melihat out-put nya seperti apa. Apa yang mau kita tunjukan, untuk itu kalian harus selaraskan dengan kegiatan-kegiatan OPD teknis dan harus pandai-pandai mengaitkan kegiatan kalian dengan pemerintah. Dengan demikian pemerintah bisa menarik dalam kegiatan pemerintah sehingga kalian dari organisasi tidak perlu mengeluarkan anggaran lagi, tandasnya.

            Menurur Sunur, relasi itu perlu karena di kabupaten kita ini bukan hanya kelompok organisasi PKK saja, tetapi harus berintegrasi dengan kelompok-kelompok organisasi wanita lain. Saya belum pernah melihat ada kegiatan yang dikeroyok bersama-sama baik dari organisasi ibu-ibu persit dan bayangkari serta darmawanita. Ia memberi tantangan kepada PKK  untuk mencari suatu kegiatan yang bisa bersama-sama melakukannya, agar di tahun depan pemerintah juga bisa memasukan dalam kegiatan pemerintah. Untuk itu dengan sendirinya anggaran akan mengikuti kerja kalian mengikuti program kalian, diluar anggaran yang sudah kalian miliki, saya ambil contoh misalnya kita punya kegiatan festifal tiga gunung kira-kira kalian mau masuknya dimana, mau festival kuliner atau lomba makanan kuliner tanya beliau,  dengan demikian kalian sudah bersinerji dengan pemerintah dan tanpa kalian keluarkan anggaran PKK, ujarnya.

Menurut Bupati Sunur,  tugas saya menjadi jembatan apa yang kalian inginkan, agar ada wisawatan yang datang ke lembata mau mencicipi makanan khas dari Lembata.  Ibu-ibu jangan memikirkan yang terlalu sulit untuk membuat makanan khas dari PKK sendiri melainkan memainkan di cita rasanya tandasnya. Dikatakan,  tugas saya juga bisa pasarkan di setiap tamu yang datang ke kabupaten, ujarnya.

Untuk sementara ini pemerintah telah mendorong desa cepat tumbuh, dengangan produk masing-masing, yang sedang berjalan  ini adalah Desa Waijarang kita buat sambal, di Desa Hadakewa produk ikan teri, di Desa Babakerong rumput laut, di  Desa Baluring ikan tuna dan di Desa Labanobol nenas. Untuk itu saya meminta para camat dan PKK tingkat Kecamatan untuk terus mengawal anggaran disana perintahkan desa- desa tadi karena kalian adalah kordinatornya, tegasnya.

Dalam sambutan ketua tim penggerak PKK Kabupaten Lembata, Yuni Damayanti SE menyampaikan profisiat kepada 8 ketua Tim Penggerak PPK tingkat Kecamatan. Lebih lanjut Yuni mengatakan dengan terlantiknya para ketua tim penggerak PPK tingkat kecamatan ini dapat meneruskan pembinaan desa-desa di wilayah kerjanya. Semogatugas yang diemban ini dapat saudari-saudari laksanakan dengan penuh tangung jawab dan saling berkoordinasi dengan baik dalam menjalankan tugas saudari-saudari agar kita dapat bersinerji dengan pemerintah daerah, ujarnya. (Tim  Kominfo Lembata)